Air Terjun Pulo Simo

Hiiii!

This is my first blog post. So I decide to share my absurd experience to you. Jadi, ini sebenarnya pengalaman yang agak odd sih.  To be honest, perjalanan ini tidak sengaja direncanakan. Eh, kalau direncanakan berarti sengaja dong? Hehe.

Jadi, Aku bersama tujuh orang temanku merencanakan untuk mengahabiskan weekend kami dengan pergi menjelajah wisata di Riau. Jadilah kami memutuskan untuk pergi ke Air Terjun Pulo Simo yang berada di Kabupaten Kampar. Dengan waktu tempuh perjalanan selama 2,5 jam akhirnya kami tiba dengan selamat sentosa walau diterjang sedikit hujan.

20170415_114234

Air Terjun Pulo Simo

Kami agak sedikit kecewa karena realita yang kami dapatkan tidak sesuai ekspektasi. Dalam pikiran kami, Air Terjun Pulo Simo adalah air terjun yang jernih airnya dan bisa dijadikan objek foto serta membasuh badan. Menurut penuturan ibu-ibu yang berjualan disekitar air terjun, keruhnya air ini karena derasnya hujan yang menyebabkan unsure hara seperti tanah juga ikut terseret arus.

Setelah sekitar 30 menit kami menikmati air terjun tersebut, akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Ditengah perjalanan, temanku(hadisty) mengalami sedikit kendala dengan motornya. Bensinnya menipis yang tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan perjalanan kedepan. Dikarenakan tidak adanya pom bensin. Pilihannya hanya dua, kami melanjutkan perjalanan dan kehabisan bensin atau kami putar balik kebelakang memasuki pemberhentian pom bensin di perbatasan Sumatera Barat. Mau tidak mau akhirnya kami mengambil pilihan kedua.

Setelah mengisi bensin dan melaksanakan solat Ashar kami melanjutkan perjalanan kami singgah sebentar di kedai makan kelok indah untuk mengisi perut.

20170415_140729

Full team

Setelah kenyang kami melanjutkan perjalanan hingga pulang ditemani rintik-rintik hujan yang semakin deras. Jadilah total perjalanan kami diatas motor kurang lebih 12 jam. Dan perjalanan kali ini mengajarkanku tentang bagaimana mengendarai motor di mode silent hill. Hehe. Perjalanan ini juga membawa kenangan tersendiri bagiku. Karena inilah kali pertamaku menapaki tanah Sumatera Barat. Biarpun cumadi perbatasan.

 

Nah, begitulah perjalanan kami, yang sangat bermanfaat sekali untuk mengisi liburanku. Jangan lupa stay tune terus di blog aku dan tunggu ceritaku selajutnya yaa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s